Ketika haid, normalnya darah yang keluar berwarna merah. Tapi bagaimana jika yang Anda alami justru warna darah haid hitam?
Anak perempuan yang usianya di atas 11 atau 14 tahun, kemungkinan sudah biasa didatangi oleh tamu yang datang setiap bulannya. Kedatangan tamu yang biasa disebut menstruasi tersebut biasanya akan berlangsung selama tiga hingga lima hari, dengan jarak sekitar 21-35 hari sekali. Ketika menstruasi, darah haid akan keluar dari vagina wanita. Darah ini bercampur dengan lapisan rahim yang luruh karena tidak adanya pembuahan sel telur oleh sperma.
Darah
Haid Hitam
Darah haid tersebut sejatinya
berwarna merah, namun jika ternyata darah haid yang keluar berwarna hitam, Anda
jangan langsung panik. Darah haid terkadang bisa saja berwarna cokelat gelap
atau hampir hitam. Dalam kebanyakan kasus, darah haid berwarna cokelat
merupakan hal yang benar-benar normal.
Sepanjang siklus menstruasi, warna
dan konsistensi darah bisa berubah. Darah haid bisa cair dan sedikit, namun
juga bisa mengental dan keluar dengan deras atau banyak. Darah haid juga bisa
berwarna merah terang, cokelat, atau berwarna gelap.
Biasanya, darah berwarna cokelat
gelap atau hampir hitam muncul menjelang berakhirnya siklus menstruasi Anda.
Warna darah haid hitam atau cokelat merupakan perubahan warna yang normal. Hal
ini terjadi karena darah haid sudah berusia lebih lama tidak dikeluarkan dari
tubuh dengan cepat.
Dengan kata lain, ketika tubuh
meluruhkan lapisan rahim pada beberapa hari pertama siklus menstruasi, darah
biasanya berwarna merah. Namun di akhir siklus menstruasi, darah yang
dikeluarkan merupakan darah tua dan kemungkinan berubah warna.
Dan terkadang, bercak atau darah
berwarna cokelat bisa muncul di tengah-tengah siklus menstruasi Anda (ketika
Anda tidak sedang haid). Hal tersebut lebih umum terjadi pada anak perempuan
yang baru menstruasi, wanita yang sedang menggunakan alat kontrasepsi, atau
wanita yang mendekati masa menopause.
Kapan
Harus Khawatir?
Seperti disebutkan di atas,
perubahan akan warna darah haid atau darah haid hitam seringkali merupakan hal
yang normal. Namun ada beberapa masalah yang mungkin menyebabkan perubahan
warna pada darah haid, seperti keguguran, uterus yang meregang ketika hamil dan
tidak kembali ke ukuran aslinya, aliran darah haid dari uterus ke vagina
terhambat atau terhalang, atau menopause.
Masalah yang terjadi ketika haid
atau menstruasi jarang menjadi hal serius. Namun dianjurkan untuk segera
mencari saran dan pengobatan dari dokter jika menstruasi tidak teratur atau
darah sering keluar di luar waktu haid. Anda juga dianjurkan waspada jika
selama haid merasa pusing, kelelahan ketika menjalankan aktivitas normal, kulit
terlihat pucat, dan kuku berwarna pucat (bukan pink).
Umumnya, darah haid hitam merupakan
hal yang wajar terjadi. Anda tidak perlu terlalu khawatir jika terjadi
perubahan warna darah haid, tapi jika perubahan warna darah disertai gejala
lain dan Anda merasa ragu, segera periksakan ke dokter.













